page contents Skip to main content

Sejarah Wisata Kepulauan Seribu

Obyek wisata seringkali dijadikan momen bagi parawisatawan yang bertujuan terkadang untuk melupakan sejenak aktifitas yang sangat padat, merehatkan sejenak pikiran dan lelahnya badan tubuh kita yang seringkali dijadikan kuda - kuda dalam mencari rezeki untuk keluarga kita. Meninggalkan aktifitas sejenak untuk meluangkan waktu berwisata bersama keluarga, sahabat, pacar ataupun sodara - sodara kita untuk melupakan sejenak kerisauan dalam keseharian kita. Sedikit mengulas tentang arti dalam wisata, adalah suatu aktifitas yang dilakukan oleh manusia atau sekelompok untuk mengunjungi destinasi wisata yang bertujuan untuk berekreasi mempelajari keunikan terkait tempat wisata tersebut. Destinasi wisata biasanya yang dicari oleh parawisatan tentunya dengan lokasi yang bagus, indah pemandangannya, dan dengan suasana yang menyenangkan. Indonesia sendiri dikenal negara yang memiliki tempat wisata yang cukup banyak, dan memiliki nilai - nilai keindahan yang luar biasa.
sumber : www. nusantara.rmol.co
Berwisata tentunya kini sudah menjadi bagian kebiasan parawisatawan untuk berkunjung mengunjungi destinasi wisata yang menarik. Bukan hanya dari kalangan orang tua saja, anak - anak muda sekalipun sangat gemar dalam berwisata. Menentukan obyek wisata tentunya tidak mudah terkadang kita merasa kesulitan dalam memilih tempat wisata yang menarik yang pass buat kita kunjungi. Kali ini adalah salah satu wisata di jakarta yang membuat menari perhatian masyarakat domestik hingga mancanegara. Wisata Kepulauan Seribu tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia hal itu dikarenakan banyak masyarakat yang datang ke Kepulauan Seribu untuk melihat dan menikmati suasana aroma keindahan Pulau Seribu.

Kehidupan manusia saat ini tidak dapat dilepaskan dari peran-peran tokoh dari sejarah masa lalu yang berusaha menciptakan sejarahnya untuk dirinya sendiri maupun dunia. Peran sejarah dalam kehidupan sangat penting, sejarahlah yang meletakkan suatu dasar awal dari sebuah proses perdamaian di dunia dengan menyatukan masing-masing tujuan yang berbeda. Sejarah Kepulaulan Seribu memang topik pembicaraan yang selalu saja menarik untuk dibahas. Namun tetap saja yang namanya salah satu tempat wisata di Indonesia, banyak pengunjung baru yang belum mengenal lebih mendalam mengenai Sejarah Pulau Seribu ini. Dilihat dari sejarah terbentuknya, Kepulauan Seribu terletak di Laut Jawa dan Teluk Jakarta yang terdiri dari gugusan pulau-pulau terumbu karang yang terbentuk dan dibentuk oleh biota koral dan biota asosiasinya (algae, malusho, foraminifera dan lain-lain) dengan bantuan proses dinamika alam.

Potensi Wisata

Kepulauan Seribu tidak hanya memiliki keindahan bawah air, tetapi juga memiliki potensi wisata sejarah yang tidak kurang menariknya bila dikemas dengan baik. “Kepulauan seribu” juga merupakan salah satu tempat wisata bahari terfavorit versi majalah National Geoghraphic 2009. Pada tahun 2011 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu membangun museum sejarah dan budaya untuk menyimpan benda cagar budaya, dan diorama singkat sejarah “Kepulauan Seribu” di Kepulauan Seribu. Potensi wisata sejarah di Pulau Seribu meliputi makam Habib Ali bin Ahmad bin Zen Al Aidid di Pulau Panggang (wafat 15 Mei 1895), Kantor eks Asisten Resident Duizen Eilanden di Pulau Panggang (dibangun tahun 1880-an), makam legenda Darah Putih di Pulau Panggang, makam Syarif Maulana Syarifudin (kerabat Kesultanan Banten) di Pulau Kelapa, dan makam Sultan Mahmud Zakaria (kerabat Kesultanan Banten) di Pulau Panjang. (sumber : etravelzone.wordpress.com)

Dengan pengembangan pariwisata sejarah dan budaya, Kepulauan Seribu akan mampu menjadi daerah tujuan wisata favorit sebagaimana halnya Bali. Masyarakat akan ikut merasakan dampak positif dari berkembangnya pariwisata berbasis komunitas di daerahnya, yaitu meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Untuk mendongkrak perkembangan Kepulauan Seribu dalam segala aspek antara lain kelestarian lingkungan, konservasi sumberdaya alam, ekonomi, sosial budaya dan kesejahteraan rakyat, maka Kecamatan Kepulauan Seribu yang merupakan bagian dari wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara ditingkatkan statusnya menjadi Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Menurut catatan Pemerintah Daerah, jumlah pulau di Kepulauan Seribu hanya 342 buah saja. Jumlah ini sudah termasuk pulau-pulau yang berbentuk gundukan pasir dan terumbu karang yang ada sekitar 158 buah. (sumber : etravelzone.wordpress.com).

Masyarakat Pulau Seribu dipercayai mulai terbentuk dan bermula dari Pulau Panggang. Dan setelah itu permukiman di Pulau seribu semakin meluas. Budaya dan karakteristik ‘orang pulo‘ panggilan dari masyarakat Pulau panggang pada masa itu sangat berbeda dengan masyarakat betawi, walau daerahnya sangat berdekatan dengan kota Jakarta. Dan tidak juga berkarakter sama dengan masyarakat Banten walau sebagian penduduk awal berasal dari Banten. Masyarakat Pulau Panggang tersebut lebih mempunyai kecenderungan memiliki karakteristik dan budaya tersendiri yaitu campuran budaya Banten, budaya dan karakteristik masyarakat Kalimantan, karakter orang suku mandar sulawesi, budaya masyarakat Sunda  dan dengan sedikit bumbu budaya dan karakter masyarakat Betawi. (sumber : adira.co.id)

Hasil perpaduan yang sangat kompleks tersebut menghasilkan sebuah budaya dan karakter baru, yaitu karakter ‘Orang Pulo‘ sebutan buat masyarakat awal Pulau Panggang, yang kemudian tentunya membentuk dan menjadi karakter dan budaya masyarakat Pulau Seribu. Hasil perpaduan budaya yang menghasilkan karakterisitik dan budaya yang tersendiri di Pulau Seribu dapat kita lihat dalam gaya Bahasa, gerak-gerik dan juga pemikiran mereka. Gaya bahasa mereka yang cenderung bervolume keras dalam berbicara seperti orang Sulawesi, lincah dan gesit seperti tipikal orang banten dan karakter-karakter kesukuan Indonesia lainnya. Mayoritas orang pulo memeluk ajaran agama Islam, dan kurang dari 0,1% beragama Kristen. Warga masih percaya dengan hal tabu, ataupun punya mantra yang diucap ketika pergi berlayar, menunjukkan Islam kultural orang Pulo. Pun tradisi dan budaya yang berkembang tak jauh dari etnis asal yang mereka bawa. (sumber : adira.co.id)


Comments

Popular posts from this blog

Kuliner Ayam Goreng Cipo Gunung Batu Bogor, Murah dan Wenak

Siapa yang suka kulineran? di Bogor banyak loh guys tempat yang pas untuk mengenyangkan perut. hehe, murah dan enak lagi. Makanan itu tidak harus yang mahal - mahal guys, tidak perlu juga harus dalam restoran, pinggiran jalan saja sudah lebih dari cukup yang penting nikmat dan hemat bisa membuat perut kenyang. haha. Kuliner itu adalah sebagai pelengkapnya wisata, jika berwisata tapi tanpa mampir untuk merasakan kulineran itu serasa tidak apdol.
Apalagi Bogor ini memiliki kebiasaan dengan aroma pedas, haha. Seperti yang salah satu ini Ayam dan Sambalnya sudah menjadi ciri khas terasa ma,nyos sekali. Nama kuliner ini adalah Ayam Cipo, masyarakat Bogor sudah pada tau, khususnya masyarakat Gunung Batu mereka sudah menjadi makanan pengakhir pengisian perut dimalam hari. Makanan khas yang disajikan oleh Ayam Cipo ini ada di salah satu Ayam nya yang dilengkapi dengan serbuk atau yang biasa dibilang serundeng.
Ayam ini sudah memiliki cita rasa dalam kandungan ayamnya, dengan rasanya itu loh …

Wisata Citamiang Membuat Orang Mabuk Kepayang

Obyek wisata sering kali membuat semua masyarakat tergila-gila akan wisata. Dengan keindahan dan keseruan saat kita berwisata bersama keluarga atau kerabat kita. Berbagai macam obyek wisata yang ada di dunia ini dengan keidahan-keindahan yang allah berikan kepada kita. Tak lupa saat kita berwisata sering kali merasa ketagihan dengan apa yang sudah kita kunjungi dalam berwisata, tentunya dengan obyek wisata yang ada pada daerah Puncak Cisarua Bogor dengan obyek wisata Citamiang. Obyek wisata Citamiang yang kini menjadi salah satu obyek wisata yang ada pada daerah Puncak Cisarua yang banyak dikunjungi oleh parawisatawan dengan panoramanya yang indah, dan sejuk dengan penghijauan yang mengelilingi kita. Citamiang adalah salah satu objek wisata Puncak Cisarua Bogor yang tepat untuk Anda yang ingin menghabiskan waktu saat berliburan dengan aneka keindahan alamya. Obyek wisata Citamiang dekat dengan tempat Agrowisata Gunung Mas sekitar 700 Km dengan posisi sebelah kanan begitupun jika Anda…

Kota Bunga Daerah Puncak Bogor Kecamatan Cianjur

Keindahan obyek wisata yang ada di Negara Indonesia dengan kekayaan wisata alamnya yang penuh dengan keindahan. Kita sebagai warga Indonesia sangat bangga dengan berbagai wahana obyek wisata. Wisata yang berada di Jawa Barat Puncak Bogor kecamatan Cianjur salah satunya terdapat sebuah wahana wisata Kota Bunga. Berbagai wahana wisata yang terdapat di daerah Jawa Barat ini dengan fitur yang berbeda dari setiap masing-masing obyek wisata. Berwisata menjadi pilihan utama di saat kita sudah jenuh dengan aktivitas padat kita selama hari kerja dan tiba saatnya saat hari liburpun tiba, kita menghilangkan kepenatan tentunya dengan berwisata mengunjungi wahana wisata yang terdapat di Puncak Bogor Kecamatan Cianjur ini salah satunya mengunjungi taman wisata Kota Bunga. Tempat wisata ini meyediakan panorama sesuai namanya, yaitu pemandangan alam yang indah bertemakan sebuah kota Venice, Italy. Tempat wisata ini mengusung konsep Eropa Little Venice. Selain Kota Bunga, disini juga menyediakan mini…