page contents Langsung ke konten utama

Mengenal Kesenian Tradisional Sunda

Budaya tradisional adalah salah satu warisan dari leluhur, yang tentunya mesti kita budayakan kembali sebagai penerus akan peninggalan kebudayan dari leluhur kita, entah dari masa kerajaan maupun pada masa penjajahan. Nilai-nilai kebudayaan tentunya memiliki makna filosofis tersendiri. Kebudayaan merupakan sebuah fungsi transmisi, maksudnya adalah dalam kebudayaan terjadi proses peralihan atau perubahan dari suatu bentuk ke bentuk yang lain. Suatu kebudayaan pasti mempunyai wujud yang mana adanya wujud tersebut karena adanya kebudayaan itu sendiri. 

Gagasan
Wujud kebudayaan yang berupa gagasan, ide, nilai, norma, peraturan, dan lain sebagainya. Sifatnya abstrak, tidak dapat diraba, disentuh dan bukan barang yang nyata. Jika gagasan ini dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan tersebut berada dalam karangan-karangan atau tulisan-tulisan. Misalnya: kitab kuno, prasati dan lain sebagainya.

Aktivitas
Tindakan atau aktivitas manusia yang berasal dari pemikiran kebudayaan. Wujud kedua ini sering disebut dengan sistem sosial, terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang sering berinteraksi. Sifatnya nyata, terjadi di sekeliling kita sehari-hari, dapat diamati dan didokumentasikan. Misalnya: sistem adat, sitem kemasyarakatan dan lain sebagainya.

Artefak
Wujud fisik berupa hasil aktivitas atau karya manusia dalam masyarakat yang berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, didokumentasikan serta sifatnya wujud konkret. Misalnya: Patung, bangunan dan lain sebagainya.

Perlu kita ketahui bahwa budaya sunda  tentunya kaya akan keseniannya yang mesti dikembangkan dan dibudayakan kembali. Masyarakat Sunda yang terkenal dengan ramah tamahnya mempunyai berbagai sejarah yang menghasilkan berbagai kesenian tradisional. Orang-orangnya pun diyakini memiliki karakter yang baik dan ramah. Sesuai semboyannya Someah Hade ka Semah artinya sangat ramah pada tamu. Budaya orang Sunda memang terkenal sangat ramah, murah senyum, lemah-lebut, periang. Berikut kesenian budaya Sunda yang saat ini masih selalu dibudayakan masyarakat Sunda.

Sisingaan atau Odong - Odong
Sumber : anakaseliindonesia.wordpress.com
Kesenian sisingaan atau beberapa orang menyebutnya dengan nama singa depok, kuda depok, citot, gotong singa dan juga odong-odong adalah kesenian khas daerah Subang, Jawa Barat. Sisingaan dililhami dari kesenian reog Ponorogo

Tari Jaipong
Sumber : www.kamerabudaya.com
Seni Pertunjukan Jaipongan sebenarnya berasal dari Karawang namun tumbuh dan berkembang di Bandung, Jawa Barat. setelah itu menyebar luas ke seluruh penjuru nusantara lewat Televisi Nasional satu-satunya saat itu, TVRI. Jaipongan merupakan seni tari yang menggabungkan beberapa elemen seni lainnya seperti pencak silat, wayang golek, topeng banjet, ketuk tilu dan lain-lain. Kesenian tari Jaipong atau disebut juga Jaipongan sering dipentaskan, terutama di pesta-pesta pernikahan.

Wayang Golek
Sumber : www.infobudaya.net
Wayang yang umumnya dibuat dari kayu albasiah ini, Selain digunakan sebagai media hiburan, Wayang golek juga sering digunakan sebagai media dakwah. Ketika pementasan biasanya sang dalang menyisipkan pesan-pesan agama

Degung
Sumber : www.pasundanradio.com
Seperti yang pernah dibahas pada artikel sebelumnya tentang alat musik tradisional Bandung, Degung menjadi alat tradisional Bandung yang sudah terkenal di penjuru Indonesia. Degung pertama kali dibuat oleh H.J Oosting sejak 1879. Diambil dari bahasa belanda “De Gong” artinya gamelan. Alat musik ini kian marak hingga sekarang dan mengundang banyak peminat seni. Kalau didengar bunyinya sih, bisa mengiringi musik dangdut, Jaipongan, mengiringi Sinden, dan lain-lain. Berkesan tradisional, tapi ini lhooo identitas kesenian Sunda

Rampak Gendang
Sumber : www.indonesiakaya.com
Alat tradisional sunda yang satu lagi yaitu rampak gendang. Kata rempak gendang diambil dari kalimat gendang serempak. Yang terdiri dari beberapa gendang, gong, saron dan dimainkan secara serempak. Tidak jarang alat musik ini dimainkan banyak orang bahkan bisa lebih dari 10 orang. Mereka berkolaborasi memadukan musiknya. Kendang yang dipakaipun terdiri dari 2 kendang, yaitu kendang berdiri dan duduk. Rempak gendang biasanya dipadukan dengan berbagai alat musik seperti gitar, gamelan degung, rebab. Akhir-akhir ini rempak gendang dikolaborasikan dengan tari jaipong, musik dangdut, sampai lagu pop. Alat musik ini berkesan energik, keren dan bersemangat.

Kuda Renggong
Sumber : sebandung.com
Kesenian lain yang berasal dari Sunda adalah Kuda renggong, tarian ini berasal dari Sumedang, Renggong disini artinya keterampilan, kuda yang digunakan telah dilatih untuk menari mengikuti irama musik, kuda yang dipilih pun tidak berbadan loyo, rata-rata berbadan tegap dan kuat. Musik yang mengiringinya adalah kendang, tapi dengan berkembangannya zaman musik yang digunakan pun bisa apa saja. Kalau dilihat selintas, acara ini bisa bikin ketawa karena kuda bisa jingkrak-jingkrak, geleng-geleng kepala mengikuti alunan musik. Sejarah kuda renggong ini pertama kali muncul dari desa Cikurubuk hingga menyebar ke kabupaten Sumedang. (sumber : www.ragamseni.com)

Bajidoran
Sumber : www.pikiran-rakyat.com
Bajidoran adalah sebuah kesenian rakyat yang berasal dari Subang dan Karawang. Para penari atau yang biasa disebut Ronggeng akan melenggak lenggok menari mengikuti tabuhan gendang dan gamelan. Para pria mendekati dan menyawerkan uang pada Renggong, seseorang yang menyawerkan uang biasanya di sebut Bajidor. Menurut sejarahnya, Bajidoran lahir pada tahun 1990-an. Kesenian ini perpaduan dari dangdut, jaipongan dan ketuk tilu. Di zaman sekarang kesenian Bajidoran sudah sangat kurang peminatnya, ada pun yang melestarikan tarian ini tidak seperti dulu. Jika zaman dulu sangat memperdulikan ketukan tabuhan gendang, sekarang bisa dikombinasikan dengan tabuhan gendang beraliran pop.

Cianjuran
Sumber : www.posjabar.com
Cianjuran adalah kesenian dari Cianjur, sebenarnya nama alat musik ini adalah mamaos. Alat musik khas sunda sejak tahun 1930. Alat musik ini terdiri dari kecapi ricik, dipadukan dengan suling, rebab, dan kacapi indung. Dibarengi oleh penyanyi dengan berbahasa Sunda, bernyanyi dengan cengkok mirip Sinden. Bila didengar selintas, kecapi ini mirip lho dengan kecapi tradisional khas China. Seni cianjuran awalnya hanya menyanyikan seni Pantun yang dilagukan. Lirik diambil dari kisah pantun Mundinglaya Dikusumah. Terdengarnya sih seperti gampang, tapi coba deh. Di Sunda itu sendiri, biasanya Cianjuran digunakan di perayaan pernikahan.

Kecapi Suling
Sumber : www.jerusalembaru.blogspot.com
Jika kita selidiki, hampir semua kesenian khas sunda, terutama seni vokal selalu ada cengkok-cengkoknya. Kenapa ya? Mungkin disini nilai estetikanya. Inilah salah satu kesenian yang benar-benar menggambarkan budaya Sunda. Sesuai namanya, kecapi suling yang terdiri dari instrument kecapi dan suling. Nah, untuk kamu yang ingin dengar lagu yang menyejukan hati ketika fikiran lagi penat, bisa download lagu kacapi suling. Adem banget, apalagi bila diiringi suara air mengalir dan burung yang berkicau. Kalau zaman dulu, lagu kecapi suling sering disiarkan oleh radio Sunda kalau didengar bisa bikin ngantuk karena bikin.

(sumber : www.ragamseni.com)

Budayakan akan kesenian dari kekaayaan budaya tradisional kita sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunci Gitar Lirik Chord Lagu Goblog Asep Balon X Febby X Udin And Friends

sumber : https://www.kkbox.com A                        F#m goblog, kamu mah goblog                       Bm               E geus ditulungan kalah ngalodok                     C#m               F#m geus diampihan kalah ngabadog                     Bm                   E teu gableg cedo dasar si goblog [INTRO] A F#m Bm E C#m  F#m Bm E A babaturan goblog, teu gableg rasa F#m aing keur senang sia unggal poe araya Bm aing keur di luhur saria milu jaya E tapi pas aing susah saria kamana? A mantuan sia mah ciga ngahakan suuk F#m cape ngagayem, beuteung aing angger ngurubuk Bm mun ulin jeung batur sia geus kudu bubuk E kalakuan kitu patut untung euweuh nu nusuk A                                                  F#m teu mulang tarima teu gableg ka era Bm teu inget baheula sia sagala menta "sep, nginjeum duit isukan dibayar" E mere nganjuk ka sia mah ciga nyawer biduan [Reff]  A                             F#m goblog, kamu mah goblog        

Kuliner Ayam Goreng Cipo Gunung Batu Bogor, Murah dan Wenak

Siapa yang suka kulineran? di Bogor banyak loh guys tempat yang pas untuk mengenyangkan perut. hehe, murah dan enak lagi. Makanan itu tidak harus yang mahal - mahal guys, tidak perlu juga harus dalam restoran, pinggiran jalan saja sudah lebih dari cukup yang penting nikmat dan hemat bisa membuat perut kenyang. haha. Kuliner itu adalah sebagai pelengkapnya wisata, jika berwisata tapi tanpa mampir untuk merasakan kulineran itu serasa tidak apdol. sumber : santiapriani04 Apalagi Bogor ini memiliki kebiasaan dengan aroma pedas, haha. Seperti yang salah satu ini Ayam dan Sambalnya sudah menjadi ciri khas terasa ma,nyos sekali. Nama kuliner ini adalah Ayam Cipo, masyarakat Bogor sudah pada tau, khususnya masyarakat Gunung Batu mereka sudah menjadi makanan pengakhir pengisian perut dimalam hari. Makanan khas yang disajikan oleh Ayam Cipo ini ada di salah satu Ayam nya yang dilengkapi dengan serbuk atau yang biasa dibilang serundeng. sumber : santiapriani04 Ayam ini sudah memiliki c

Lirik Kunci Gitar Chord Lagu Dadas Asep Balon X Resol

sumber : youtube@SG Entertainment Dm        G Aku tak apa          Em           A Aku engga apa apa Dm                              G Semoga bahagia kau disana                           C Dengan si goblog eta [INTRO]   C Em Am A Dm A G Em E7 Am Dm G C C Tataian ngadangu sia jadian            F Jeung nu bengetna poek ciga imah keur aliran       G Meskipun teu ngahiji aing tetep ngadoakan           C Semoga pas si eta apet ku warga dibangsatkeun C Salila ieu aing Pedekate jeung sia   F Mangbulan-bulan geus siga nyicil mio ka adira              G dekeutna jeung aing jadian jeung si beungeut rawing         C nyanguna jeung aing ngaliwetna jeung si a-jing C geus dadas jadian acan tapi teu reuwas da aing tampan       F na ari sia teu ngahargaan asa Raisa beungeut pas-pasan G hiji waktu sia bakal ngarasa kaduhung C                                             G miceun sampoerna mild sia kadon mulung puntung [Chorus]               F