page contents Skip to main content

Mengingat Kembali di Dalam Sejarah Puncak Cisarua Bogor

Perlu pengenalan kembali sebagai penerus yang diwariskan dari nenek moyang kita yang sudah diwariskan untuk menjaga dan melindungi dalam lubang sejarah yang kita tinggali. Tak lepas dan tidak mudah kita mengenali masa – masa perjuangan pada saat jaman dahulu kala dalam membela, menjaga, dan melindungi tempat yang saat kini kita tempati. Berat sekali tentunya masa – masa jaman dahulu kala dan patut kita banggakan.
Courtesy : poentjakweg.com
Jalan raya Puncak merupakan bagian dari jalan raya Pos (postweg) yang dibangun pada masa Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Herman Willem Daendels (1808 – 1811). Jalan raya Pos yang membentang di sepanjang utara pulau Jawa ini menghubungkan Anyer (Banten, dulu Jawa Barat) dan Panarukan (Jawa Timur). Pembangunan jalan raya Pos bertujuan untuk memudahkan transportasi (termasuk kegiatan Pos : pengiriman pesan/surat) serta dalam rangka mempertahankan Jawa dari serangan Inggris. 

Pembangunan jalan sepanjang 600 paal (1 paal = 400 roed) dan lebar 2 roed (1 roed = 3,767 m) dimulai bulan Mei 1808 dan selesai pada Desember 1809. Pembangunan jalan raya dari Anyer, Jakarta hingga Bogor tidak menemukan kendala berarti. Tetapi, pembangunan jalan dari Bogor, Cianjur, Bandung, Sumedang hingga Cirebon banyak terkendala oleh pegunungan. Pada tahap ini, Pemerintah Hindia Belanda harus mengutus Kolonel Von Lutzouw dari militer untuk memimpin proyek pembangunan yang besar. 

Pemerintah juga menyediakan upah hingga 30.000 ringgit diluar garam dan beras sebagai bahan makanan untuk pekerja. Besarnya upah yang diberikan tergantung dari beratnya medan yang dilalui. Upah terbesar diberikan pada pembangunan jalan raya Puncak (Cisarua hingga Cianjur), yaitu sebesar 10 ringgit per orang per bulan (di jalan lain, upahnya hanya berkisar antara 1 hingga 6 ringgit per orang per bulan). 

Saking beratnya medan, jumlah pekerja di jalan raya Puncak juga paling banyak, sekitar 400 pekerja didatangkan dari Jawa. Beratnya medan di jalan raya Puncak ini karena keberadaan Gunung Megamendoeng (1880 mdpl, diduga lokasinya di sekitar Puncak Pass) yang harus dilalui jalan raya. Sebelum jalan raya Puncak dibangun, menurut Marie-Louise Ten Horn-Van Nispen, perjalanan dari Batavia ke Tjipanas (Jakarta – Cianjur) memerlukan waktu delapan hari. 

Setelah jalan raya Puncak dibangun, perjalanan dari Batavia ke Tjipanas bisa ditempuh dalam waktu kurang dari satu hari. Meskipun demikian, menurut catatan Walter Kinloch (1853), jalan di Cisarua masih sangat terjal, sehingga membutuhkan bantuan beberapa ekor kerbau untuk menarik kereta kuda. Namun, dibalik kisah fantastis pembangunan jalan raya Pos sepanjang hampir 1.000 km dalam waktu sekitar 1 tahun serta besarnya manfaat ekonomi dari pembangunan jalan tersebut, rakyat Indonesia berduka. 

Selepas Cirebon, pemerintah Hindia Belanda kehabisan dana. Daendels mengumpulkan penguasa pribumi di Semarang. Ia meminta mereka mengerahkan rakyatnya untuk kerja wajib/paksa (heerendiesten) melanjutkan pembangunan jalan hingga Panarukan. Banyak pekerja yang sakit dan meninggal. Konon, jalan Daendels memakan korban sekitar 12.000 jiwa rakyat Indonesia. Sumber : http://poentjakweg.com.

Mencintai bukan hanya sekedar kita mencintai kedua orang tua kita, kekasih kita. Namun sangat perlu kita mencintai dengan apa yang telah allah berikan kepada kita. Tentunya dengan menjaganya, melindunginya, dan merawatnya.

Comments

Popular posts from this blog

Kuliner Ayam Goreng Cipo Gunung Batu Bogor, Murah dan Wenak

Siapa yang suka kulineran? di Bogor banyak loh guys tempat yang pas untuk mengenyangkan perut. hehe, murah dan enak lagi. Makanan itu tidak harus yang mahal - mahal guys, tidak perlu juga harus dalam restoran, pinggiran jalan saja sudah lebih dari cukup yang penting nikmat dan hemat bisa membuat perut kenyang. haha. Kuliner itu adalah sebagai pelengkapnya wisata, jika berwisata tapi tanpa mampir untuk merasakan kulineran itu serasa tidak apdol.
Apalagi Bogor ini memiliki kebiasaan dengan aroma pedas, haha. Seperti yang salah satu ini Ayam dan Sambalnya sudah menjadi ciri khas terasa ma,nyos sekali. Nama kuliner ini adalah Ayam Cipo, masyarakat Bogor sudah pada tau, khususnya masyarakat Gunung Batu mereka sudah menjadi makanan pengakhir pengisian perut dimalam hari. Makanan khas yang disajikan oleh Ayam Cipo ini ada di salah satu Ayam nya yang dilengkapi dengan serbuk atau yang biasa dibilang serundeng.
Ayam ini sudah memiliki cita rasa dalam kandungan ayamnya, dengan rasanya itu loh …

Wisata Citamiang Membuat Orang Mabuk Kepayang

Obyek wisata sering kali membuat semua masyarakat tergila-gila akan wisata. Dengan keindahan dan keseruan saat kita berwisata bersama keluarga atau kerabat kita. Berbagai macam obyek wisata yang ada di dunia ini dengan keidahan-keindahan yang allah berikan kepada kita. Tak lupa saat kita berwisata sering kali merasa ketagihan dengan apa yang sudah kita kunjungi dalam berwisata, tentunya dengan obyek wisata yang ada pada daerah Puncak Cisarua Bogor dengan obyek wisata Citamiang. Obyek wisata Citamiang yang kini menjadi salah satu obyek wisata yang ada pada daerah Puncak Cisarua yang banyak dikunjungi oleh parawisatawan dengan panoramanya yang indah, dan sejuk dengan penghijauan yang mengelilingi kita. Citamiang adalah salah satu objek wisata Puncak Cisarua Bogor yang tepat untuk Anda yang ingin menghabiskan waktu saat berliburan dengan aneka keindahan alamya. Obyek wisata Citamiang dekat dengan tempat Agrowisata Gunung Mas sekitar 700 Km dengan posisi sebelah kanan begitupun jika Anda…

Kota Bunga Daerah Puncak Bogor Kecamatan Cianjur

Keindahan obyek wisata yang ada di Negara Indonesia dengan kekayaan wisata alamnya yang penuh dengan keindahan. Kita sebagai warga Indonesia sangat bangga dengan berbagai wahana obyek wisata. Wisata yang berada di Jawa Barat Puncak Bogor kecamatan Cianjur salah satunya terdapat sebuah wahana wisata Kota Bunga. Berbagai wahana wisata yang terdapat di daerah Jawa Barat ini dengan fitur yang berbeda dari setiap masing-masing obyek wisata. Berwisata menjadi pilihan utama di saat kita sudah jenuh dengan aktivitas padat kita selama hari kerja dan tiba saatnya saat hari liburpun tiba, kita menghilangkan kepenatan tentunya dengan berwisata mengunjungi wahana wisata yang terdapat di Puncak Bogor Kecamatan Cianjur ini salah satunya mengunjungi taman wisata Kota Bunga. Tempat wisata ini meyediakan panorama sesuai namanya, yaitu pemandangan alam yang indah bertemakan sebuah kota Venice, Italy. Tempat wisata ini mengusung konsep Eropa Little Venice. Selain Kota Bunga, disini juga menyediakan mini…